Senin, 22 Februari 2016

5 tanda gejala yang bisa menunjukkan jika tubuh kekurangan magnesium!

 

Orang mungkin lebih banyak mengenal Zat besi dan kalsium dari pada magnesium, padahal mineral yang satu ini juga tidak kalah pentingnya dari mereka. Magnesium yang cukup dalam tubuh sangat penting untuk fungsi otak, jantung, otot dan juga dibutuhkan bersama dengan silika dan Vitamin D, dan vitamin K untuk meningkatkan kesehatan tulang. Kekurangan magnesium lebih umum, daripada yang banyak diduga orang.

Telinga berdenging atau gangguan pendengaran

Tinnitus atau dening di telinga secara konstan adalah gejala umum kekurangan magnesium, termasuk berkurangnya atau bahkan kehilangan pendengaran. Sudah ada sejumlah penelitian yang dilakukan untuk meneliti hubungan antara tingkat magnesium yang cukup dan kesehatan telinga. Dalam salah satu penelitian di Cina, ditemukan bahwa magnesium dalam jumlah cukup akan mencegah pembentukan radikal bebas yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Dalam hasil sebuah penelitian yang diterbitkan di The International Tinnitus Journal – Phase 2 study examining magnesium-dependent tinnitus, diberitahukan bahwa pasien dengan gangguan pendengaran seringkali bisa terbantu dengan suplemen magnesium dalam waktu beberapa bulan.

Kram otot atau Gemetaran

Magnesium sangat penting untuk fungsi otot yang optimal. Tanpa  magnesium, tubuh akan kejang, karena mineral inilah yang memungkinkan otot-otot untuk bisa santai. Itu sebabnya mengapa magnesium oksida tetes digunakan untuk memudahkan persalinan, serta mengapa magnesium ditemukan dalam banyak suplemen untuk memudahkan tidur. Kurangnya magnesium yang cukup, dapat menyebabkan kontraksi wajah, kram dan kedutan atau kram pada kaki saat mencoba untuk tidur. Baca juga : Jenis-jenis mineral dalam makanan dan manfaatnya

Depresi

Keterkaitan antara kadar magnesium rendah dan depresi sudah diketahui sejak lebih dari satu abad yang lalu, ketika dokter akan menggunakannya untuk mengobati gangguan kesehatan mental yang satu ini. Ilmu pengetahuan modern juga telah mendukung hal ini, dengan hasil studi di sebuah rumah sakit jiwa di Kroasia; bahwa pasien yang depresi berat memiliki kadar kalsium dalam tingkat yang sangat rendah. Salah satu kelebihan magnesium daripada antidepresan biasa adalah efek sampingnya yang lebih rendah.

Ritme jantung Abnormal

Seperti yang telah dibahas diatas bahwa tingkat magnesium yang rendah bisa menimbulkan efek pada otot-otot seluruh tubuh, dan hal ini juga termasuk otot-otot jantung. Kurangnya magnesium bisa menyebabkan kondisi yang dikenal dengan aritmia jantung, dimana jantung tidak bisa mempertahankan keteraturan ritmenya, yang akhirnya menyebabkan risiko komplikasi seperti serangan jantung dan stroke yang lebih tinggi.

Batu Ginjal

Banyak orang yang meyakini bahwa batu ginjal disebabkan karena kelebihan kalsium, namun sebenarnya itu adalah kurangnya tingkat magnesium. Magnesium mencegah pembentukan batu  dengan cara menghambat pengikatan kalsium dan oksalat, yaitu dua senyawa yang membentuk batu ginjal. Gejala batu ginjal bisa sangat menyakitkan, sehingga sangat baik untuk mengetahui bahwa sesuatu yang sederhana seperti magnesium bisa mencegahnya.
Catatan :
Jika mengalami gejala-gejala tersebut diatas, sangat penting untuk berkonsultasi dengan seorang dokter. Jangan mengambil suplemen tanpa saran doker yang memeriksa kondisi Anda. Sementara itu sangat baik jika Anda mengikuti diet yang memasukkan makanan yang tinggi kalsium, termasuk sayuran berdaun hijau contohnya bayam, biji-bijian seperti biji bunga matahari, biji labu, kacang-kacangan seperti almond, produk kedelai, kacang hitam, dan kacang mete.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar